(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

Analisis Debit Lingkungan Sungai Way Sekampung pada Segmen Hilir Bendungan Batutegi menggunakan Pendekatan Metode Hidrologi (FDC, Smakhtin, VMF, dan MTMMHC-III)


View/Open

Author

Date Published
22 Jul 2026

Advisor
Isoralla, S.Si., M.Sc.,
Rahma Yanda, Ph.D.,

Subject
Rekayasa Tata Kelola Air Terpadu

Publisher


Pola operasi Bendungan Batutegi berpotensi menyebabkan perubahan aliran alami yang dapat mengganggu kondisi ekologis sungai di bawahnya. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung debit lingkungan Sungai Way Sekampung pada segmen hilir Bendungan Batutegi menggunakan beberapa metode dalam pendekatan hidrologi. Pendekatan hidrologi ini terdiri dari metode Q90, Smakhtin, Modified Tennant Method (MTMMHC-III), dan Variable Monthly Flow (VMF). Hasil keempat metode tesebut dibandingkan dengan metode Q95 sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2011 tentang Sungai. Analisis dilakukan menggunakan data debit dan curah hujan periode 2011–2025. Hasil uji Rescaled Adjusted Partial Sums (RAPS) menunjukkan data bersifat konsisten, sedangkan uji normalitas menunjukkan data tidak berdistribusi normal sehingga analisis tren dilakukan menggunakan uji Mann - Kendall. Hasilnya menunjukkan bahwa debit memiliki tren yang signifikan, sedangkan curah hujan tidak menunjukkan tren yang signifikan. Hal ini mengindikasikan perubahan debit diduga dipengaruhi faktor selain curah hujan. Hasil metode Q90 (5,24 m³/s), Smakhtin (9,35 m³/s), dan VMF (6,90-9,92 m³/s) menghasilkan debit lingkungan yang lebih besar dibandingkan Q95 (3,76 m³/s), sedangkan MTMMHC III (0,87-5,33 m³/s) pada beberapa bulan menghasilkan debit yang lebih kecil dari Q95. Berdasarkan hasil, metode VMF direkomendasikan sebagai debit lingkungan karena pola fluktuasinya paling mengikuti rata aliran bulanan (MMF).

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2607220003

Keyword
Debit Lingkungan Debit Pemeliharaan Sungai Way Sekampung Metode Hidrologi Q95