Pengaruh Kerapatan Vegetasi Mangrove terhadap Laju Pengendapan Sedimen di Desa Bumi Dipasena Mulya, Kecamatan Rawajitu Timur, Kabupaten Tulang Bawang, Lampung
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kerapatan vegetasi Mangrove terhadap laju pengendapan sedimen di Desa Bumi Dipasena Mulya, Kecamatan Rawajitu Timur, Kabupaten Tulang Bawang, Lampung. Penelitian dilakukan di kawasan mangrove pada kanal outlet tambak yang berfungsi sebagai jalur transportasi air dan area budidaya tambak. Data kerapatan vegetasi mangrove diambil dengan metode NDVI menggunakan citra apa untuk menentukan titik lokasi pengambilan data sebelum ke lapangan. Pengambilan data lapangan kerapatan vegetasi mangrove menggunakan metode kuadrat plot dilakukan di 9 titik lokasi pada infra (daerah lokasi daratan vegetasi mangrove) Laju pengendapan sedimen diambil menggunakan metode sediment trap di 18 titik lokasi pada kanal utara dan selatan selama satu bulan. Hasil kerapatan vegetasi didapatkan bervariasi dari jarang (0,17 ind/ m2) hingga sangat padat (0,53 ind/m2) dengan jenis dominan Rhizophora sp., Avicennia sp., dan Hibiscus tiliaceus. Laju pengendapan sedimen didapatkan nilai 0,379 g/cm²/minggu hingga 0,644 g/cm²/minggu dan termasuk kategori slight to moderate yang artinya kondisi data yang diukur berada di antara rentang ringan dan sedang. Analisis pearson product moment menunjukkan hubungan kerapatan mangrove dan laju pengendapan sedimen tergolong rendah hingga sedang dengan nilai korelasi 0,248 dan 0,463. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh arus kanal, pasang surut, tekstur sedimen, dan kemampuan akar mangrove dalam menangkap sedimen.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2607210045
Keyword
Kerapatan Vegetasi Mangrove Laju pengendapan sedimen NDVI Kuadrat Plot Sediement Traps