PEMBERIAN ASAP CAIR RANTING KAYU PUTIH (Melaleuca cajuputi) UNTUK MITIGASI CEKAMAN PANAS DAN PENGARUHNYA TERHADAP PERFORMA AYAM PEDAGING
Cekaman panas merupakan salah satu faktor yang dapat menurunkan performa ayam pedaging. Asap cair ranting kayu putih (Melaleuca cajuputi) mengandung senyawa yang berpotensi sebagai antioksidan dan antibakteri berpotensi memitigasi dampak cekaman panas. Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh pemberian asap cair ranting kayu putih terhadap performa ayam pedaging yang mengalami cekaman panas. Penelitian ini terdiri dari dua perlakuan, yaitu kontrol (0% asap cair) dan asap cair 1,5%. Masing-masing perlakuan terdiri atas enam ulangan. Setiap ulangan terdiri atas 10 ekor ayam dengan total 12 unit percobaan. Ayam diberi cekaman panas pada minggu ke 3 dan 4. Data dianalisis menggunakan Independent Sample T-Test. Parameter yang diamati meliputi konsumsi pakan, pertambahan bobot badan, bobot badan, konversi pakan, serta Temperature Humidity Index (THI). Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata Temperature Humidity Index (THI) ayam pedaging sebesar 28,38 pada minggu ke-3 dan 28,51 pada minggu ke-4, yang mengindikasikan kondisi cekaman panas sedang. Pemberian asap cair ranting kayu putih 1,5% tidak memberikan pengaruh nyata (P>0,05) terhadap konsumsi pakan, pertambahan bobot badan, bobot badan, maupun konversi pakan ayam pedaging. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa pada kondisi cekaman panas sedang dengan nilai THI 28,38–28,51, pemberian asap cair ranting kayu putih (Melaleuca cajuputi) sebanyak 1,5% di dalam pakan belum efektif dalam memitigasi dampak cekaman panas terhadap performa ayam pedaging.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2607210036
Keyword
Asap cair ranting kayu putih ayam pedaging cekaman panas Melaleuca cajuputi Temperature Humidity Index (THI).