Perencanaan Fisik Lanskap Pesisir dengan Pendekatan Ekohidrologi di Kawasan Pesisir Desa Tarahan, Lampung Selatan
Kawasan pesisir Desa Tarahan, Lampung Selatan, merupakan wilayah muara sungai yang rentan terhadap banjir, genangan pasang-surut, abrasi, dan degradasi ekosistem akibat dinamika hidrologi. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi kondisi fisik eksisting lanskap pesisir, menganalisis potensi dan kendala kawasan, serta menyusun perencanaan fisik lanskap pesisir dengan pendekatan ekohidrologi untuk meningkatkan fungsi ekologis secara berkelanjutan. Metode yang digunakan adalah mixed method melalui observasi lapangan, analisis data spasial, wawancara, sistem scoring berbasis indikator ekohidrologi, dan analisis overlay. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kawasan memiliki karakteristik ekosistem pantai, muara sungai, dan sempadan sungai yang dipengaruhi oleh pasang surut, aliran permukaan, dan aktivitas pemanfaatan lahan. Analisis potensi dan kendala menunjukkan peluang pengembangan fungsi ekologis kawasan, namun masih menghadapi permasalahan banjir, abrasi, sedimentasi, dan degradasi lingkungan. Berdasarkan hasil tersebut, disusun rencana berupa pengembangan floodpark, pelestarian lahan basah muara dan marsh eksisting, serta pengembangan pusat aktivitas wisata pantai tanpa meningkatkan fungsi ekologis, pengelolaan tata air, dan keberlanjutan kawasan.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2607210018
Keyword
abrasi Fungsi ekologis Mitigasi bencana Muara sungai Regulasi hidrologi