Revitalisasi Lanskap Rekreasi Telaga Gupit dengan Pendekatan Lanskap Wisata Perairan di Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, Provinsi Lampung
Telaga Gupit merupakan kawasan perairan alami di Kabupaten Pringsewu yang berpotensi dikembangkan sebagai destinasi wisata perairan. Berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Pringsewu Nomor 2 Tahun 2012 tentang RTRW Kabupaten Pringsewu Tahun 2011–2031, kawasan ini ditetapkan sebagai kawasan peruntukan wisata alam perairan. Namun, kondisi eksisting menunjukkan penurunan kualitas lanskap akibat kurang optimalnya pengelolaan kawasan dan kerusakan fasilitas sehingga daya tarik wisata menurun. Oleh karena itu, diperlukan upaya revitalisasi untuk mengembalikan fungsi ekologis, estetika, dan sosial ekonomi kawasan. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengidentifikasi kondisi eksisting serta potensi dan permasalahan kawasan berdasarkan aspek fisik, biofisik, dan sosial, dan (2) menyusun rekomendasi desain revitalisasi lanskap dengan pendekatan lanskap wisata perairan. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan tahapan site analysis dan site design berdasarkan LaGro (2008). Pengumpulan data dilakukan melalui studi literatur, observasi lapangan, dokumentasi, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Telaga Gupit memiliki potensi pengembangan wisata perairan, namun masih menghadapi permasalahan berupa penurunan kualitas lingkungan, sedimentasi, dan kerusakan fasilitas.(2) rekomendasi desain menghasilkan siteplan yang dibagi ke dalam lima zona, yaitu Zona Penerimaan (0,4 ha), Zona Rekreasi Air (3,3 ha), Zona Rekreasi (4,6 ha), Zona Riparian (0,9 ha), dan Zona Konservasi (1,1 ha).
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2607200037
Keyword
estetika ruang kualitas visual ruang terbuka biru tata ruang lanskap wisata alam