Analisis Spasial Taksonomi Dan Keterpaparan Bangunan Pemerintah Dan Residensial Terhadap Kerentanan Gempa Bumi (Studi Kasus: Kabupaten Pesisir Barat, Provinsi Lampung)
Kabupaten Pesisir Barat, Provinsi Lampung berada dalam radius
kurang dari 50 km dari jalur Sesar Semangko, sesar aktif yang
memanjang di Pulau Sumatera, sehingga wilayah ini tergolong
berbahaya (hazard) tinggi terhadap gempa bumi. Namun,
ketersediaan data dasar mengenai karakteristik bangunan dalam
perencanaan mitigasi bencana masih terbatas. Oleh karena itu,
penelitian ini dilakukan untuk mengatasi keterbatasan tersebut
melalui pemetaan klasifikasi taksonomi dan nilai keterpaparan
bangunan pemerintahan dan residensial berdasarkan standar
Global Earthquake Model, dengan memanfaatkan data dari
Google Google Google Open Buildingss dan Google Street View.
Dari 152 bangunan pemerintahan yang teridentifikasi, 95
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2607200036
Keyword
Taksonomi Bangunan GEM Kerentanan Gempa Bumi Keterpaparan Pesisir Barat Sesar Semangko