(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

PEMETAAN JARINGAN UTILITAS BAWAH PERMUKAAN DI KOTA BANDUNG, JAWA BARAT MENGGUNAKAN METODE GROUND PENETRATING RADAR (GPR) DENGAN ANTENA FREKUENSI 400 MHZ


Seiring berjalanya tahun infrastruktur dan pembangunan semakin pesat khususnya di Kota Bandung, sehingga ruang bawah permukaan juga banyak digunakan untuk jaringan utilitas bawah permukaan. Ketidaktahuan akan posisi dan kedalaman pada jaringan utilitas menyebabkan terjadinya kerusakan akibat kontruksi. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan kebaradaan utilitas bawah permukaan dengan menggunakan metode Ground Penetrating Radar (GPR). Pengambilan data dilakukan diarea terpilih dengan antena frekuensi 400 MHz dengan 22 lintasan pada 5 lokasi yang berbeda di sekitar area Pusat Air Tanah dan Geologi Tata Lingkungan (PATGTL) Kota Bandung, Jawa Barat. Processing data GPR menggunakan Reflexw 8.1 dengan langkah langkahnya yaitu move start time, dewow, background removal, AGC gain, bandpass frequency, dan running average. Hasil radargram menunjukan adanya anomali berbentuk hiperbola diidentifikasi sebagai utilitas bawah permukaan dengan keberadaanya pada tiap lokasi. Dari hasil interpretasi seluruh lintasan GPR yang tersebar, teridentifikasi sebanyak 6 anomali berbentuk hiperbola yang diinterpretasikan sebagai utilitas bawah permukaan berdasarkan nilai kecepatan rambat gelombang elektromagnetik yang diperoleh. Pada lokasi A terdeteksi tiga utilitas dengan kedalaman berkisar antara 0,1 hingga 0,6 meter dari permukaan. Selanjutnya, pada lokasi B teridentifikasi dua utilitas yang berada pada kedalaman sekitar 0,6 hingga 0,7 meter. Pada lokasi C ditemukan dua utilitas dengan kedalaman berkisar antara 0,1 hingga 0,6 meter, sedangkan pada lokasi E teridentifikasi dua utilitas dengan kedalaman sekitar 0,1 hingga 0,8 meter dari permukaan tanah. Hasil pemodelan dan pemetaan menunjukkan bahwa seluruh utilitas yang terdeteksi memiliki pola sebaran yang relatif menerus, dengan arah lintasan yang melintasi jalan serta menghubungkan bangunan yang berada pada sisi yang berbeda. Pola tersebut mengindikasikan bahwa utilitas bawah permukaan yang teridentifikasi merupakan bagian dari jaringan utilitas yang berfungsi sebagai penghubung antarbangunan di kawasan penelitian.

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2607200033

Keyword
Elektromagnetik Ground Penetrating Radar (GPR) utilitas bawah permukaan