MANAJEMEN RISIKO KEAMANAN INFORMSI PADA SIMRS DENGAN STANDAR ISO/IEC 27001:2022 DAN 27005:2022(STUDI KASUS: RS XYZ)
Perkembangan teknologi informasi dalam sektor kesehatan melalui penerapan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) memberikan peningkatan efisiensi dan kualitas layanan, namun juga menimbulkan risiko keamanan informasi yang dapat mengancam kerahasiaan, integritas, dan ketersediaan data pasien. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana mengidentifikasi aset, ancaman, dan kerentanan, serta menganalisis dan mengevaluasi risiko keamanan informasi pada SIMRS di RS XYZ berdasarkan standar ISO/IEC 27001:2022 dan ISO/IEC 27005:2022. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen risiko keamanan informasi dan merumuskan strategi mitigasi yang sesuai dengan kontrol keamanan yang direkomendasikan. Metode yang digunakan meliputi studi pustaka, wawancara, dan observasi, dengan pendekatan analisis risiko berbasis ISO/IEC 27005 yang mencakup identifikasi, analisis, dan evaluasi risiko. Penelitian ini dibatasi pada tahap perencanaan (Plan) dalam siklus PDCA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat berbagai risiko keamanan informasi dengan tingkat risiko yang bervariasi, yang disebabkan oleh faktor teknis dan non-teknis seperti lemahnya kontrol akses, kurangnya pembaruan sistem, serta rendahnya kesadaran pengguna. Berdasarkan hasil tersebut, dirumuskan rekomendasi mitigasi risiko dengan mengacu pada kontrol keamanan dalam Annex A ISO/IEC 27001:2022. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan ISO/IEC 27001 dan ISO/IEC 27005 mampu memberikan kerangka kerja yang sistematis dalam mengelola risiko keamanan informasi dan dapat dijadikan dasar dalam meningkatkan keamanan SIMRS secara berkelanjutan.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2607200027
Keyword
keamanan informasi manajemen risiko SIMRS ISO/IEC 27001 ISO/IEC 27005