Identifikasi Lapisan Batubara Menggunakan Ground Penetrating Radar (GPR) Integrasi dengan Data Logging di PIT “SWIM”, Sub-Cekungan Palembang Selatan
Batubara masih menjadi salah satu sumber energi utama di
Indonesia dengan kontribusi lebih dari 40% terhadap konsumsi
energi nasional. Oleh karena itu, diperlukan metode eksplorasi
yang efektif untuk mengidentifikasi lapisan batubara bawah
permukaan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi keberadaan
lapisan batubara menggunakan metode Ground Penetrating
Radar (GPR) yang diintegrasikan dengan data borehole logging
di PIT “SWIM”, Sub-Cekungan Palembang Selatan. Penelitian
menggunakan empat lintasan GPR dan empat data log sumur.
Akuisisi GPR dilakukan dengan antena frekuensi 25 MHz,
sedangkan pengolahan data meliputi move starttime, dewow
filtering, automatic gain control, bandpass Butterworth filtering,
background removal, running average, dan koreksi topografi.
Interpretasi dilakukan berdasarkan pola refleksi, kontinuitas
reflektor, karakteristik amplitudo, serta korelasi dengan log
gamma ray dan densitas. Hasil penelitian menunjukkan lima zona
lapisan batubara, yaitu Seam A1, A2, B, C, dan D, pada
kedalaman sekitar 8–60 m. Seam B memiliki kontinuitas lateral
paling baik, sedangkan Seam D muncul sebagai reflektor kuat
pada kedalaman lebih besar. Reflektor beramplitudo tinggi dan
menerus menunjukkan kontras sifat dielektrik yang signifikan
antara batubara dan litologi sekitarnya. Integrasi data GPR
frekuensi rendah (25 MHz) dan logging terbukti efektif untuk
mengidentifikasi lapisan batubara bawah permukaan.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2607170011
Keyword
Ground Penetrating Radar coal electromagnetic dielectric constant amplitude Ground Penetrating Radar batubara elektromagnetik konstanta dielektrik amplitudo