PERANCANGAN WEBSITE BERBASIS NODE-RED UNTUK PEMANTAUAN HABITAT LARVA NYAMUK MALARIA BERDASARKAN FAKTOR LINGKUNGAN
Penyakit malaria masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang memerlukan penanganan serius, terutama dalam memetakan potensi risiko penularan sejak dini. Namun, pemantauan terhadap kondisi lingkungan tempat berkembang biak habitat larva nyamuk secara konvensional masih memiliki keterbatasan dalam hal kecepatan dan keakuratan data. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengembangkan sistem pemantauan habitat larva nyamuk malaria berbasis website menggunakan platform Node-Red yang terintegrasi dengan IoT (Internet of Things). Sistem ini memanfaatkan sensor fisik untuk menangkap parameter lingkungan secara real-time dengan basis data untuk mempermudah instansi kesehatan dalam mengambil tindakan preventif. Pengujian sistem dilakukan melalui uji fungsionalitas perangkat dan evaluasi kegunaan antarmuka menggunakan kuesioner SUS (System Usability Scale) kepada 13 responden kader malaria. Hasil penelitian menunjukkan bahwa website berhasil mengintegrasikan dan menampilkan grafik data faktor lingkungan secara akurat. Pengujian statistik parametrik uji One-Sample t-Test menghasilkan nilai t_hitung sebesar 10,816 yang signifikan di atas ambang kelayakan standar, didukung oleh nilai rata-rata skor SUS sebesar 90,57 yang menunjukkan bahwa sistem memiliki tingkat usability yang sangat baik dan sangat layak diterima oleh pengguna.Penyakit malaria masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang memerlukan penanganan serius, terutama dalam memetakan potensi risiko penularan sejak dini. Namun, pemantauan terhadap kondisi lingkungan tempat berkembang biak habitat larva nyamuk secara konvensional masih memiliki keterbatasan dalam hal kecepatan dan keakuratan data. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengembangkan sistem pemantauan habitat larva nyamuk malaria berbasis website menggunakan platform Node-Red yang terintegrasi dengan IoT (Internet of Things). Sistem ini memanfaatkan sensor fisik untuk menangkap parameter lingkungan secara real-time dengan basis data untuk mempermudah instansi kesehatan dalam mengambil tindakan preventif. Pengujian sistem dilakukan melalui uji fungsionalitas perangkat dan evaluasi kegunaan antarmuka menggunakan kuesioner SUS (System Usability Scale) kepada 13 responden kader malaria. Hasil penelitian menunjukkan bahwa website berhasil mengintegrasikan dan menampilkan grafik data faktor lingkungan secara akurat. Pengujian statistik parametrik uji One-Sample t-Test menghasilkan nilai t_hitung sebesar 10,816 yang signifikan di atas ambang kelayakan standar, didukung oleh nilai rata-rata skor SUS sebesar 90,57 yang menunjukkan bahwa sistem memiliki tingkat usability yang sangat baik dan sangat layak diterima oleh pengguna.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2607160014
Keyword
IoT Malaria Monitoring Node-Red Website