Evaluasi Performa PeerDB dan Debezium pada Simulasi Change Data Capture di Virtual Machine DigitalOcean
Pertumbuhan volume data digital mendorong kebutuhan terhadap
sistem integrasi data real-time. Salah satu pendekatan yang banyak
digunakan adalah Change Data Capture (CDC), namun evaluasi
empiris terhadap performa platform CDC modern seperti PeerDB dan
Debezium masih terbatas. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi
performa PeerDB dan Debezium berdasarkan metrik throughput,
latensi, penggunaan CPU, dan penggunaan memori pada PostgreSQL.
Pengujian dilakukan pada Virtual Machine berbasis cloud
menggunakan DigitalOcean dengan layanan CDC yang dijalankan
menggunakan container Docker serta dipantau menggunakan
Prometheus dan Grafana. Eksperimen dilakukan pada lima skenario
volume data, yaitu 5 juta hingga 80 juta baris data, dengan lima kali
pengulangan pada setiap skenario. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa PeerDB memiliki latensi lebih rendah pada beban kecil, yaitu
43,14 detik pada skenario 5 juta baris dibandingkan Debezium sebesar
89,04 detik. Namun, pada beban 80 juta baris, Debezium menunjukkan
latensi lebih rendah, yaitu 1.378,69 detik dibandingkan PeerDB
sebesar 2.379,74 detik. Dari sisi throughput, PeerDB lebih unggul
dalam satuan rows/sec, meskipun nilainya lebih fluktuatif pada beban
besar, sedangkan Debezium lebih unggul dalam satuan Mbps. PeerDB
juga menggunakan CPU lebih rendah, yaitu 317,62% hingga 436,93%,
dibandingkan Debezium sekitar 564% hingga 605%. Dengan
demikian, Debezium lebih sesuai untuk beban besar dan aliran data
kontinu, sedangkan PeerDB lebih sesuai untuk beban kecil hingga
menengah yang mengutamakan efisiensi sumber daya. Penelitian ini
memberikan kontribusi empiris sebagai referensi pemilihan teknologi
integrasi data real-time.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2607160005
Keyword
Change Data Capture PeerDB Debezium Real-Time Data Integration Evaluasi Performa