(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

POTENSI EKSTRAK KULIT KOPI ROBUSTA ( Coffea Canephora) SEBAGAI HEPATOPROTEKTOR PADA MENCIT JANTAN YANG DIINDUKSI CCl4


View/Open

Author
APIFAH,

Date Published
26 Jun 2026

Advisor
Iffa Afiqa Khairani, M.Si.,
Fajar Islam Sitanggang, S.Si., M.Si.,

Subject
Biologi

Publisher


Karbon tetraklorida (CCl₄) merupakan senyawa hepatotoksik yang dapat menyebabkan kerusakan hepar melalui pembentukan radikal bebas. Kulit kopi robusta diketahui mengandung antioksidan, salah satunya senyawa fenolik, yang berpotensi sebagai hepatoprotektor. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kadar fenolik total ekstrak kulit kopi robusta serta mengetahui pengaruhnya terhadap kadar SGPT, SGOT, albumin, dan indeks hepatosomatik pada mencit yang diinduksi CCl₄. Penelitian ini menggunakan 15 ekor mencit yang dibagi menjadi lima kelompok, yaitu kontrol normal (K1), kontrol CCl₄ (K2), serta kelompok perlakuan yang diinduksi CCl₄ dosis 1 mL/kgBB dan diberi ekstrak kulit kopi robusta dosis 200 mg/kgBB (P1), 300 mg/kgBB (P2), dan 400 mg/kgBB (P3). Ekstrak diberikan setiap hari selama 14 hari, sedangkan CCl₄ diberikan setiap dua hari sekali selama 14 hari. Kadar fenolik total ditentukan menggunakan metode Folin–Ciocalteu. Hasil penelitian menunjukkan ekstrak kulit kopi robusta memiliki kadar fenolik total sebesar 40,12 mg GAE/g ekstrak. Pemberian ekstrak kulit kopi robusta menunjukkan perbaikan kadar SGPT dibandingkan kontrol CCl₄, meskipun nilainya belum kembali ke rentang normal, namun belum memberikan pengaruh yang nyata terhadap kadar SGOT, albumin, dan indeks hepatosomatik. Dengan demikian, ekstrak kulit kopi robusta memiliki potensi hepatoprotektif yang ditunjukkan oleh perbaikan kadar SGPT, namun efeknya belum optimal terhadap keseluruhan parameter fungsi hepar yang diamati. Kata kunci: albumin,CCl4, kulit kopi robusta, SGPT, SGOT

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2607140008

Keyword
biologi, iffa afiqa, apifah, sgpt,sgot, mencit,