(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

Implementasi Konsep Desain pada Buku Ruang Ibadah dalam Bingkai Alam Berbasis Arsitektur Lanskap


Ruang ibadah dalam tradisi Katolik umumnya dipahami sebagai bangunan gereja yang digunakan untuk perayaan liturgi. Namun, Gereja Katolik juga mengenal ruang ibadah non-liturgis seperti taman doa, Gua Maria, dan Jalan Salib yang berfungsi sebagai sarana devosi, refleksi, dan ziarah. Di tengah perkembangan kawasan perkotaan yang semakin padat dan terbatasnya ruang terbuka yang mendukung aktivitas spiritual, taman doa memiliki potensi sebagai ruang ibadah alternatif yang mampu mengintegrasikan pengalaman religius dengan lingkungan alam. Penelitian bertujuan mengkaji peran arsitektur lanskap dalam pengembangan ruang ibadah non-liturgis Katolik. Metode yang digunakan meliputi observasi lapangan, wawancara mendalam, dan studi literatur. Pembahasan pada penelitian ini mencakup implementasi dengan pendekatan perancangan lanskap yang terdiri atas inventarisasi, analisis, sintesis, konsep, dan hasil implementasi desain dimana implementasi dilakukan pada kawasan Asilo Hermelink di Bandar Lampung. Implementasi konsep pada studi kasus Asilo Hermelink menunjukkan bahwa pendekatan arsitektur lanskap dapat digunakan untuk mengembangkan ruang ibadah nonliturgis yang lebih terarah dan bermakna.

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2607130025

Keyword
Arsitektur Lanskap Asilo Hermelink Jalan Salib Ruang Ibadah Katolik Taman Doa