(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

Analisis Penyebab dan Mitigasi Penurunan Tanah pada Jalur III Stasiun Tegineneng


Jalur III Stasiun Tegineneng mengalami kerusakan geometri akibat keruntuhan lateral tanah dasar. Hasil uji mengklasifikasikan tanah sebagai SP-SM (kadar air 25,45%, DCP 4,467%), di bawah standar PM No. 60/2012. Penelitian ini mengevaluasi stabilisasi tanah dengan campuran semen-air (2:1 dan 1:1) melalui uji Kuat Tekan Bebas (UCS), serta analisis dinamis Talbot dan Boussinesq guna mengevaluasi Safety Factor (SF) sesuai SNI 8460:2017. Tanah asli terbukti tidak aman (tegangan ultimate 2,15 kg/cm², SF 1,531). Pasca-stabilisasi 28 hari, daya dukung meningkat signifikan. Campuran 2:1 mencapai tegangan 10,70 kg/cm² (SF 7,624) namun getas (regangan 2,62%). Komposisi 1:1 direkomendasikan dengan tegangan 8,94 kg/cm² (SF 6,369) dan regangan 4,26%, karena mampu meningkatkan daya dukung tanpa mengorbankan elastisitas. Kata Kunci: Kuat Tekan Bebas (UCS), Perkuatan Semen, Safety Factor, Stabilisasi Tanah, Stasiun Tegineneng.

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2607080004

Keyword
Kuat Tekan Bebas (UCS) Perkuatan Semen Stabilisasi Tanah Stasiun Tegineneng Safety Factor