Perancangan Exhibition Center Di Bandar Lampung
Keterbatasan fasilitas pameran dan festival yang fleksibel di Kota Bandar Lampung mendorong kebutuhan akan sebuah Exhibition Center yang mampu mengakomodasi berbagai skala dan jenis kegiatan secara adaptif. Isu utama yang direspon dalam perancangan ini adalah ketidakmampuan fasilitas yang ada dalam menyesuaikan perubahan kebutuhan ruang, skala kegiatan, dan pola penggunaan yang dinamis Pendekatan yang digunakan adalah prinsip fleksibilitas, di mana prinsip fleksibilitas diterapkan sebagai strategi utama melalui elemen yang dikendalikan langsung oleh pengguna, seperti rel, engsel, partisi bergerak, dan modul ruang yang dapat dikonfigurasi ulang. Implementasi desain diwujudkan melalui organisasi ruang modular, sistem partisi akustik lipat, serta pola sirkulasi yang memisahkan jalur kendaraan dan pejalan kaki sekaligus menghubungkan ruang dalam dan luar secara responsif terhadap iklim tropis. Hasil perancangan berupa Exhibition Center dengan total luas tapak sekitar ±17.120 m ²yang terbagi dalam zona pameran dan konferensi, zona penunjang, dan zona pengelola, didukung ruang luar berupa taman dan area publik terbuka yang terintegrasi, sehingga bangunan ini berfungsi sebagai ruang publik adaptif, interaktif, dan berkelanjutan bagi masyarakat Kota Bandar Lampung.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2607060025
Keyword
Arsitektur Adaptif Bandar Lampung Exhibnition Center Fleksibilitas Modular