(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

KAJIAN KELAYAKAN INVESTASI TEKNOLOGI PENGERUKAN UNTUK PEMELIHARAAN ALUR PELAYARAN DAN KOLAM PELABUHAN PULAI BAAI, BENGKULU


Pelabuhan Pulau Baai Bengkulu adalah salah satu pelabuhan utama yang ada di Provinsi Bengkulu. Keberadaan Pelabuhan Pulau Baai menjadi bagian penting dalam mendukung kegiatan distribusi dan perekonomian wilayah Bengkulu. Kelancaran operasional Pelabuhan Pulau Baai dipengaruhi oleh kondisi alur pelayaran dan kolam pelabuhan. Laju endapan sedimentasi pada kedua area tersebut menyebabkan perlunya kegiatan pengerukan pemeliharaan secara rutin agar kegiatan operasional pelabuhan dapat terus tetap berjalan dengan baik. Selama ini kegiatan pengerukan dilakukan melalui pihak ketiga dengan biaya yang cukup besar dan berulang setiap tahun, sehingga diperlukan kajian kelayakan investasi terhadap teknologi pengerukan yang paling efisien dan ekonomis. Fokus dari kegiatan penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi beberapa alternatif teknologi pengerukan melalui perhitungan dan perbandingan biaya yang diperlukan. Selain itu, penelitian ini juga menyusun model Life Cycle Cost (LCC), mengkaji kelayakan investasi dari aspek ekonomi, serta menentukan teknologi pengerukan yang dinilai paling efektif dan sesuai guna mendukung keberlanjutan pengelolaan usaha BUMD di Pelabuhan Pulau Baai. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan deskriptif kuantitatif dengan menerapkan analisis Life Cycle Cost (LCC) yang dipadukan dengan analisis kelayakan investasi untuk mengkaji data penelitian secara sistematis. Data yang digunakan berupa data historis volume pengerukan dan biaya pengerukan Pelabuhan Pulau Baai tahun 2017–2023, spesifikasi teknis dan harga alat keruk, biaya operasional dan pemeliharaan alat, serta data suku bunga dan parameter ekonomi lainnya. Alternatif teknologi yang dianalisis meliputi Cutter Suction Dredger (CSD) + Hopper + Tugboat, Sand Pump + Hopper + Tugboat, dan Grab Dredger + Hopper + Tugboat. Untuk meningkatkan tingkat kelayakan investasi, penelitian ini menggunakan empat kriteria analisis yang meliputi Net Present Value (NPV), Internal Rate Of Return (IRR), Benefit Cost Ratio (BCR), dan Payback Period (PP). Hasil penelitian diharapkan dapat menunjukkan alternatif teknologi pengerukan yang memiliki biaya siklus hidup paling rendah dan tingkat kelayakan investasi terbaik untuk diterapkan pada kegiatan pemeliharaan alur pelayaran dan kolam Pelabuhan Pulau Baai. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar pengambilan keputusan investasi yang rasional, efektif, dan berkelanjutan bagi pemerintah daerah maupun pihak pengelola pelabuhan.

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2607030007

Keyword
Pelabuhan Pulau Baai Pengerukan Sedimentasi Life Cycle Cost Kelayakan Investasi