Perbaikan Sistem Kerja di PTPN BEKRI dengan Pendekatan Fisiologis dan Quick Exposure Checklist
Panen kelapa sawit di PTPN BEKRI dilakukan secara manual menggunakan egrek selama 6–7 jam per hari sehingga pekerja terpapar postur tidak netral, gerakan repetitif, dan beban berat yang berpotensi menimbulkan Musculoskeletal Disorders (MSDs). Penelitian ini bertujuan menganalisis beban kerja fisiologis dan risiko ergonomi operator panen secara terintegrasi guna menghasilkan rekomendasi perbaikan sistem kerja. Lingkup penelitian mencakup enam operator panen pria di PTPN BEKRI pada tiga elemen kerja (Verifikasi ,Pemotongan TBS, dan Pemotongan Pelepah) dan dibatasi pada aspek fisiologis serta ergonomi postur. Metode yang digunakan adalah Heart Rate Monitor (HRM) untuk mengukur denyut jantung secara real-time dan Quick Exposure Checklist (QEC) untuk menilai postur kerja. Data HRM diolah melalui kalibrasi step test dan persamaan regresi individual untuk memperoleh nilai IRHR, Total Energy Cost (TEC), dan Kapasitas Kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa IRHR subjek P1–P4 pada elemen Cut TBS mencapai kategori berat hingga sangat berat (1,58–1,96) dan seluruh enam operator berada pada Exposure Level 95–98% (Action Level 4), sehingga direkomendasikan penerapan micro-break dengan workplace stretching serta redesain egrek berbahan pipa galvalum.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2607020028
Keyword
Beban Kerja Fisiologis Ergonomi Heart Rate Monitor MSDs Quick Exposure Checklist