Analisis Hubungan Parameter Angin Matahari Terhadap Sinyal Kontinu Antena Radio Tempoyak (Studi Kasus : Oktober 2025)
Penelitian ini menganalisis hubungan antara parameter angin matahari dan indeks geomagnetik Dst terhadap variasi sinyal radio yang diterima antena Radio Tempoyak di Institut Teknologi Sumatera pada periode Oktober 2025. Parameter angin matahari yang digunakan meliputi kecepatan angin matahari, komponen medan magnet antarplanet arah z, dan kerapatan proton, sedangkan indeks Dst digunakan untuk merepresentasikan kondisi gangguan geomagnetik. Data parameter angin matahari dan Dst diperoleh dari NASA OMNIWeb dengan resolusi waktu satu jam, sedangkan data Radio Tempoyak diolah menjadi rata-rata per jam agar konsisten dengan resolusi data OMNI. Analisis dilakukan secara deskriptif melalui grafik deret waktu dan secara statistik menggunakan korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sinyal Radio Tempoyak memiliki pola variasi harian yang cenderung mengikuti perubahan diurnal ionosfer, dengan nilai sinyal maksimum umumnya terjadi pada pukul 12.00–14.00 WIB. Sementara itu, parameter angin matahari dan indeks Dst menunjukkan fluktuasi yang berbeda pada setiap tanggal pengamatan. Hasil korelasi menunjukkan bahwa indeks Dst lebih sering memperlihatkan korelasi signifikan terhadap variasi daya sinyal radio dibandingkan parameter angin matahari lainnya. Namun, karena jumlah data observasi masih terbatas, hubungan yang diperoleh masih bersifat indikatif dan belum dapat digeneralisasi secara menyeluruh.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2607020017
Keyword
Cuaca Antariksa Radio Tempoyak Itera Ionosfer Korelasi Spearman