Kondisi gagal tumbuh akibat kekurangan gizi kronis yang dapat disebabkan oleh rendahnya asupan protein hewani. Ikan nila (Oreochromis niloticus) memiliki kandungan protein tinggi dan berpotensi difortifikasikan pada sediaan nutrasetikal. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan rasio konsentrasi gelatin dan pektin yang optimum terhadap karakteristik fisik sediaan Gummy Candy fortifikasi tepung ikan nila menggunakan metode Simplex Lattice Design (SLD). Penelitian dilakukan dengan memvariasikan gelatin sebagai faktor A dan pektin sebagai faktor B menggunakan aplikasi Design Expert 13. Konsentrasi gelatin divariasikan pada rentang 25–35