Revitalisasi Taman Gisting Sebagai Ruang Terbuka Hijau Dengan Pendekatan Sustainable Urban Landscape Di Kabupaten Tanggamus, Lampung
Taman Gisting di Kecamatan Gisting, Kabupaten Tanggamus, merupakan Ruang Terbuka Hijau yang berpotensi menjadi ruang interaksi sosial, rekreasi, serta penunjang kualitas ekologis. Namun, muncul kesenjangan (Research Gap) karena adanya penurunan kualitas lanskapnya, baik dari aspek kenyamanan, fasilitas, maupun vegetasi, sehingga pemanfaatannya belum optimal dan tidak sejalan dengan fungsi ideal RTH. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengidentifikasi dan menganalisis kondisi eksisting Taman Gisting dari aspek fisik, biologis, dan sosial budaya untuk mengidentifikasi potensi dan permasalahan yang ada. (2) Menghasilkan usulan rekomendasi revitalisasi yang mengintegrasikan prinsip keberlanjutan dan menciptakan desain lanskap yang fungsional untuk menunjang kebutuhan pengguna. Metode yang digunakan adalah pendekatan campuran (mix method) dengan analisis fisik, biologis, dan sosial budaya, serta sintesis tapak berdasarkan tahapan perancangan lanskap modifikasi LaGro 2008. Hasil penelitian ini yaitu (1) Berdasarkan hasil inventarisasi kondisi eksisting serta hasil analisis dan sintesis didapatkan bahwa Taman Gisting memiliki potensi sebagai ruang terbuka hijau yang ditinjau dari aspek fisik, biologis, dan sosial budaya, namun belum optimal dalam mendukung fungsinya. (2) Usulan revitalisasi Taman Gisting sebagai Ruang Terbuka Hijau dengan pendekatan Sustainable Urban Landscape yang mencakup 4 prinsip diterapkan melalui pengembangan desain yang terintegrasi dan berkelanjutan, diwujudkan melalui pembagian zonasi yang jelas, yaitu welcoming area (0,1843 Ha), social area (0,2054 Ha), dan recreation area (0,1547 Ha).
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2607010047
Keyword
Fasilitas umum keberlanjutan kota lanskap peremajaan