Pengaruh Modified Atmosphere Packaging (MAP) terhadap Susut Bobot, Perubahan Kecerahan, dan Laju Respirasi Apel Fuji Terolah Minimal menggunakan Kemasan Ziplock
Apel Fuji (Malus domestica Borkh.) terolah minimal rentan mengalami penurunan mutu akibat respirasi, transpirasi, dan pencoklatan enzimatis. Modified Atmosphere Packaging (MAP merupakan salah satu teknologi pengemasan dengan pengaturan komposisi gas yang dapat memperlambat penurunan mutu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh MAP aktif menggunakan kemasan ziplock HDPE terhadap laju respirasi, susut bobot, dan perubahan kecerahan apel Fuji terolah minimal selama penyimpanan dingin. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor dengan tiga perlakuan, yaitu kontrol, MAP 1 (1% O₂ dan 0.3% CO₂), dan MAP 2 (2% O₂ dan 0.6% CO₂). Sampel apel Fuji dipotong dan direndam dalam larutan garam 5% selama satu menit, kemudian dikemas menggunakan plastik ziplock HDPE 80 μm dan disimpan pada suhu 5°C selama 120 jam. Data dianalisis menggunakan uji ANOVA satu arah dan dilanjutkan dengan Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) pada taraf nyata 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa MAP 1 lebih efektif menekan susut bobot dan mempertahankan kecerahan, sedangkan MAP 2 menghasilkan laju respirasi lebih rendah pada akhir penyimpanan. Pada 120 jam perlakuan kontrol, MAP 1, dan MAP 2 menghasilkan nilai susut bobot berturut-turut sebesar 4.77%, 2.29%, 2.84%; nilai L* sebesar 56.93, 58.52, 58.24; konsumsi O2 sebesar 3.97, 0.57, 0.47 mL O2/kg.jam; produksi CO2 sebesar 0.99, 0.42, 0.30 mL CO2/kg.jam.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606300115
Keyword
Apel Fuji terolah minimal Modified Atmosphere Packaging (MAP) HDPE laju respirasi