(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

Evaluasi Skema Parameterisasi PBL Model WRF terhadap Ketinggian Lapisan Batas Atmosfer Selama Periode Kering El Nino dan Netral di Bandara Soekarno-Hatta


Lapisan Batas Atmosfer (Planetary Boundary Layer/PBL) berperan penting dalam pertukaran energi dan massa antara permukaan bumi dan atmosfer. Penelitian ini menganalisis karakteristik PBLH selama fase El Nino dan netral serta mengevaluasi performa skema parameterisasi PBL model Weather Research and Forecasting (WRF) di Bandara Soekarno–Hatta. Simulasi WRF-ARW versi 4.5 menggunakan skema YSU, MRF, ACM2,UW,MYJ,MYNN2.5,danBouLac untuk periode 12–19 Juli 2023 (El Nino) dan 18–25 Juli 2024 (netral). Hasil simulasi model WRF dievaluasi terhadap radiosonde pukul 07.00 dan 19.00 WIB berdasarkan profil temperatur potensial, angin zonal, kelembapan relatif, dan PBLH menggunakan Diagram Taylor, uji Wilcoxon, dan metode TOPSIS. Hasil penelitian menunjukkan PBLH fase El Nino lebih tinggi dibandingkan fase netral akibat atmosfer yang lebih kering sehingga turbulensi termal, entrainment, dan vertical mixing lebih aktif. Evaluasi profil vertikal menunjukkan ACM2 terbaik pada fase netral dengan skor TOPSIS temperatur potensial 0,710, angin zonal 0,829, dan kelembapan relatif 0,967. Pada fase El Nino, BouLac terbaik untuk temperatur potensial dan angin zonal dengan skor masing-masing 0,878 dan 0,873, sedangkan MRF terbaik pada kelembapan relatif dengan skor 0,636. Evaluasi PBLH menunjukkan UW terbaik pada fase netral dengan skor TOPSIS 0,895, sedangkan YSU terbaik pada fase El Nino dengan skor 0,650. Uji Wilcoxon menunjukkan skema lokal lebih sesuai pada turbulensi yang relatif lemah, sedangkan skema non-lokal lebih baik pada atmosfer yang lebih kering dengan vertical mixing lebih aktif.

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606300111

Keyword
PBLH WRF El Nino parameterisasi PBL radiosonde