(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

KAJIAN AKTIVITAS ANTIDIABETES EKSTRAK ETANOL AMPAS SISA DESTILASI KEMEDANGAN GAHARU (Aquilaria malaccensis) SECARA IN VIVO


Diabetes melitus merupakan masalah kesehatan global dengan Indonesia menempati urutan kelima terbanyak di dunia. Ampas sisa destilasi kayu gaharu kelas kemedangan (Aquilaria malaccensis) mengandung senyawa fenol, flavonoid, dan kuinon yang berpotensi sebagai antidiabetes. Penelitian ini bertujuan menentukan aktivitas antidiabetes dan dosis efektif ekstrak etanol ampas sisa destilasi kemedangan gaharu pada tikus jantan galur Wistar yang diinduksi aloksan. Pembuatan simplisia dilakukan dengan cara dioven pada suhu 50 derajat Celsius selama 3 hari. Ekstraksi yang dilakukan dengan metode refluks menggunakan pelarut etanol 96 persen. Skrining fitokimia pada ekstrak mendeteksi keberadaan metabolit sekunder flavonoid, fenol, dan kuinon. Metode uji in vivo dilakukan menggunakan hewan uji tikus yang diinduksi aloksan dengan dosis 150mg/kgBB. Sebanyak 25 tikus dibagi menjadi lima kelompok: normal, kontrol negatif (CMC Na 0,5 persen), kontrol positif (metformin), dan dua kelompok uji dosis 500 mg/kgBB dan 750 mg/kgBB. Pada 144 jam setelah pemberian terapi, kedua dosis menghasilkan penurunan glukosa darah 62,52 persen dan 67,45 persen. Dosis 750 mg/kgBB berbeda bermakna terhadap kontrol negatif (p≤0,05) dan merupakan dosis dengan penurunan tertinggi, tetapi tidak berbeda bermakna terhadap metformin (p>0,05). Namun kedua dosis uji (500 mg/kgBB dan 750 mg/kgBB) tidak menunjukkan perbedaan bermakna secara statistik baik pada 72 jam maupun 144 jam pemberian terapi, sehingga penambahan dosis tidak menghasilkan peningkatan efek yang sebanding terhadap penurunan glukosa darah tikus.

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606300091

Keyword
Aquilaria malaccensis ampas sisa destilasi antidiabetes flavonoid aloksan