Redesain Lanskap Kawasan Objek Wisata Sumur Putri Dengan Pendekatan Eco-Culture, Di Kota Bandar Lampung
Kawasan Objek Wisata Sumur Putri merupakan salah satu destinasi alam dan sejarah di Kota Bandar Lampung yang memiliki potensi ekologis, budaya, serta nilai tradisi seperti ritual Belangiran, namun menghadapi berbagai permasalahan seperti kerusakan fasilitas, penataan ruang yang kurang optimal, aksesibilitas yang belum aman bagi pengunjung, dan kualitas lingkungan yang menurun. Kawasan ini mencakup Zona Sumur Putri dan Zona Bendungan Kali Akar yang memiliki potensi lanskap alami dan budaya, namun belum dikelola secara optimal sebagai kawasan wisata berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Menganalisis potensi dan kendala yang ada pada Kawasan objek wisata sumur putri dalam mendukung Redesain Lanskap dengan pendekatan Eco-Culture, (2) menghasilkan rekomendasi Redesain Lanskap Kawasan objek wisata sumur putri dengan pendekatan Eco-Culture. Dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui analisis fisik, biologi, dan sosial budaya serta sintesis tapak berdasarkan modifikasi LaGro (2008). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kawasan memiliki potensi lanskap alami, sejarah, dan budaya yang mendukung pengembangan wisata berbasis Eco-Culture, namun belum dimanfaatkan secara optimal akibat rendahnya kualitas fasilitas dan pengelolaan kawasan. Potensi tersebut dapat dioptimalkan melalui pendekatan Eco-Culture berupa pelestarian elemen alami dan budaya lokal, penataan vegetasi lokal, penggunaan material lokal, peningkatan aksesibilitas, serta pembagian ruang yang diintegrasikan dalam Zona Sumur Putri (±1,55 ha) dan Zona Bendungan Kali Akar (±2,84 ha). Luaran penelitian ini yaitu (1) Gambar siteplan, (2) Perbesaran siteplan tiap zona, (3) Tampak potongan, (4) 3D Visualisasi pada setiap ruang.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606300089
Keyword
Eco-Culture Redesain Lanskap Sumur Putri Wisata Budaya