PERANCANGAN SISTEM CORONA DISCHARGE PADA PRODUK AIR EMISSION REDUCTION INNOVATIVE EXHAUST (AERIX) UNTUK MENGURANGI EMISI GAS BUANG SEPEDA MOTOR
Peningkatan jumlah kendaraan bermotor di Indonesia menyebabkan penurunan kualitas udara, terutama di wilayah perkotaan, akibat emisi gas buang seperti karbon monoksida (CO), sulfur oksida (〖SO〗_X), nitrogen oksida (〖NO〗_X), dan hidrokarbon (HC). Emisi tersebut memberikan dampak negatif terhadap kesehatan manusia serta lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan teknologi Electrostatic Precipitator (ESP) berbasis lucutan korona tipe plate to wire yang diterapkan pada produk Air Emission Reduction Innovative Exhaust (AERIX) sebagai upaya mengurangi emisi gas buang sepeda motor. Sistem ESP bekerja dengan menghasilkan medan listrik tegangan tinggi menggunakan dua elektroda, yaitu kawat sebagai elektroda positif dan plat stainless steel sebagai elektroda negatif. Ketika kuat medan listrik melebihi kekuatan udara, terjadi corona discharge yang menghasilkan ion dan plasma non-termal. Ion yang terbentuk kemudian mengionisasi partikel dalam gas buang sehingga partikel bermuatan dapat tertarik dan terkumpul pada elektroda kolektor. Hasil pengujian menunjukkan bahwa elektroda yang dirancang mampu menghasilkan corona discharge pada jarak antar elektroda 3 cm dengan tegangan keluaran minimum 4,4 kV. Serta berpotensi diterapkan sebagai teknologi pengurangan emisi gas buang knalpot sepeda motor.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606300086
Keyword
Electrostatic Precipitator Corona Discharge AERIX