INTEGRASI SENSOR DAN MIKROKONTROLER PADA SISTEM INTSRUMENTASI AIR EMISSION REDUCTION INNOVATIVE EXHAUST (AERIX) UNTUK MONITORING EMISI GAS BUANG SEPEDA MOTOR
Peningkatan jumlah kendaraan bermotor menyebabkan emisi gas buang seperti karbon monoksida (CO) dan partikulat PM2,5 semakin tinggi sehingga berdampak pada kualitas udara dan kesehatan manusia. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengimplementasikan sistem AERIX berbasis electrostatic precipitator (ESP) yang dilengkapi sensor CO SEN0564, sensor PM2,5 GP2Y1010AU0F, dan sensor arus INA219 yang terintegrasi dengan ESP32 untuk monitoring emisi dan parameter kelistrikan berbasis Internet of Things (IoT). Metode penelitian meliputi kajian teori, perancangan, implementasi, dan pengujian sistem. Hasil pengujian menunjukkan sensor CO, PM2,5, dan INA219 memiliki tingkat akurasi yang baik dengan error rata-rata masing-masing 0,57%, 0,30%, dan kurang dari 0,54%. Pengujian sistem menunjukkan bahwa saat ESP aktif terjadi penurunan konsentrasi PM2,5 hingga 18%, sedangkan konsentrasi CO tidak mengalami penurunan signifikan karena ESP lebih efektif menangkap partikulat dibandingkan polutan berbentuk gas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem AERIX berhasil diimplementasikan sebagai sistem monitoring emisi gas buang kendaraan bermotor berbasis IoT yang efektif dan optimal dalam mereduksi emisi partikulat.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606300085
Keyword
AERIX ESP32 electrostatic precipitator IoT PM2,5 CO