ANALISIS KERENTANAN BANGUNAN DI WILAYAH PESISIR KOTA BANDAR LAMPUNG TERHADAP SKENARIO TSUNAMI DARI GEMPA BESAR PADA SEGMEN BARAT MEGATHRUST SELATAN JAWA MENGGUNAKAN PEMODELAN NUMERIK COMCOT V1.7
Kota Bandar Lampung merupakan wilayah pesisir yang berhadapan langsung dengan Teluk Lampung dan Selat Sunda sehingga berpotensi terdampak tsunami akibat gempa megathrust di selatan Pulau Jawa. Penelitian ini bertujuan menganalisis kerentanan bangunan di wilayah pesisir Kota Bandar Lampung terhadap skenario tsunami akibat gempa besar pada Segmen Barat Megathrust Selatan Jawa berkekuatan 8,9 Mw. Pemodelan tsunami dilakukan menggunakan Cornell Multi-grid Coupled Tsunami Model (COMCOT) v1.7. Karakteristik bangunan diidentifikasi melalui Google Street View dan observasi lapangan, kemudian diklasifikasikan berdasarkan taksonomi bangunan Global Earthquake Model (GEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis struktur bangunan dan kedekatan terhadap garis pantai berpengaruh terhadap tingkat kerusakan akibat tsunami serta dapat menjadi dasar dalam upaya mitigasi dan pengurangan risiko bencana di wilayah pesisir Kota Bandar Lampung.