Pengaruh Pelapisan Kitosan Dan Suhu Penyimpanan Terhadap Laju Pematangan Dan Kualitas Buah Pisang Muli (Musa acuminata Linn.)
Pisang muli (Musa acuminata Linn.) merupakan salah satu varietas lokal
khas Lampung yang tergolong buah klimakterik, sehingga cepat
mengalami pematangan dan penurunan kualitas pascapanen. Penelitian
ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelapisan kitosan dan suhu
penyimpanan terhadap laju pematangan pisang muli, serta mengetahui
perlakuan yang paling efektif dalam mempertahankan kualitas buah
selama penyimpanan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak
Lengkap (RAL) faktorial dengan dua faktor, yaitu konsentrasi kitosan
(0%, 1%, 1.5%, dan 2%) dan suhu penyimpanan (suhu 25°C dan suhu
18°C). Parameter yang diamati terdiri dari perubahan warna, kandungan
pigmen kulit (klorofil dan karotenoid), kandungan pati, Total Padatan
Terlarut (TPT), susut bobot, kekerasan buah, dan rasio daging-kulit. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa suhu penyimpanan berpengaruh nyata
terhadap sebagian besar parameter pengamatan. Penyimpanan pada suhu
18°C mampu memperlambat degradasi pati, nilai TPT lebih rendah,
mempertahankan kekerasan buah, serta memperpanjang umur simpan
dibandingkan suhu 25°C. Sementara itu, kombinasi kitosan pada suhu
25°C berpengaruh dalam mempertahankan kualitas buah pada hampir
seluruh parameter dibandingkan kontrol. Secara keseluruhan, kombinasi
kitosan 1.5
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606300059
Keyword
Kitosan Kualitas buah Laju Pematangan Pisang muli Suhu penyimpanan