(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

ANALISIS KLASIFIKASITAXONOMY BANGUNAN PENDIDIKANTERHADAPKERENTANANBENCANA GEMPABUMI(STUDIKASUS:KOTAPADANG)


Kota Padang merupakan salah satu wilayah paling rawan gempa di Indonesia karena lokasinya yang berdekatan dengan zona megathrust Sumatera. Di tengah tingginya ancaman tersebut, sebagian besar bangunan sekolah belum memiliki klasifikasi struktur yang terstandar, sehingga sulit menilai seberapa besar potensi kerugian jika gempa benar-benar terjadi. Penelitian ini bertujuan menganalisis sebaran taxonomy bangunan dan menghitung nilai exposure pada fasilitas pendidikan jenjang TK, SD, SMP, SMA, dan Perguruan Tinggi di Kota Padang. Data dikumpulkan melalui identifikasi visual menggunakan Google Street View dengan standar klasifikasi Global Earthquake Model (GEM), digitasi bangunan berbasis citra Google Satellite menggunakan perangkat Quantum GIS atau QGIS, serta perhitungan nilai exposureyang mengacu pada Standar Harga Satuan Tertinggi (SHST) Peraturan Wali Kota Padang No. 668 Tahun 2022. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar bangunan pendidikan di Kota Padang didominasi taxonomy MCF/LWAL+DUC/HEX:1 atau bata terkekang satu lantai, khususnya pada jenjang SD, SMP, dan SMA. Perguruan tinggi memiliki variasi taxonomy paling beragam dengan dominasi struktur beton bertulang (CR), sementara TK mencatat proporsi bangunan MUR dan kayu tertinggi yang mengindikasikan kerentanan seismik lebih besar. Total nilai exposure seluruh fasilitas pendidikan mencapai Rp. 6.366.476.091.220, dengan perguruan tinggi sebagai penyumbang tertinggi sebesar Rp. 2,18 Triliun, diikuti SD sebesar Rp. 1,58 Triliun, SMAsebesar Rp. 1,33 Triliun, SMP sebesar Rp. 946,7 Miliar, dan TK sebesar Rp. 324,6 Miliar. Penelitian ini menegaskan bahwa bangunan sekolah dengan taxonomyMUR dan kayu perlu menjadi prioritas utama dalam program mitigasi, dan hasil pemetaan ini dapat menjadi acuan bagi pemerintah dalam menentukan prioritas retrofitting maupun relokasi sekolah.

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606300055

Keyword
taxonomyi bangunan, nilai exposure, fasilitas pend