(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

Perancangan lanskap taman budaya di Kota Baru Lampung Selatan sebagai penguatan Identitas Budaya Lampung dengan pendekatan Critical Regionalism


Perancangan Lanskap Taman Budaya di Kota Baru Lampung Selatan dilakukan sebagai upaya penguatan identitas budaya Lampung melalui pendekatan Critical Regionalism. Latar belakang masalah ini diusung dari kebutuhan untuk menghadirkan ruang publik yang tidak hanya berfungsi sebagai ruang rekreasi, tetapi juga sebagai media pelestarian budaya lokal di tengah perkembangan urbanisasi dan globalisasi yang cenderung mengikis nilai-nilai kedaerahan. Tujuan dari tugas akhir ini adalah merancang taman budaya yang mampu mengakomodasi nilai-nilai budaya lokal Pepadun dan Saibatin secara kontekstual dan berkelanjutan. Lingkup penelitian mencakup inventarisasi, analisis dan sintesis tapak, dan perancangan lanskap dengan pendekatan teori critical regionalism. Batasan masalah difokuskan pada perancangan taman budaya di Kota Baru Lampung Selatan dengan identitas budaya Lampung. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif. Luaran desain berupa perancangan taman muara budaya dengan empat konsep ruang yaitu Area Anjung Nemui Nyimah, Area Jagat Agung, Area Anjung Santai, dan Area Rujung Rasa yang menyelaraskan antara nilai budaya dan kebutuhan modern dengan perhitungan daya dukung zona sebesar 3.549 orang dengan total luas fasilitas aktif sebesar 57.037 m², desain akhir yang dirancang seperti siteplan, perbesaran, potongan tampak, dan visualisasi 3D.

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606300050

Keyword
Identitas budaya Lampung Selatan Peranancangan Pengantar Regionalisme kritis Taman Budaya