(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

Pengaruh Fase Bulan Terhadap Perilaku Nokturnal Babi Kutil Jawa (Sus verrucosus) di Pusat Penangkaran Konservasi Cikananga, Jawa Barat


Babi kutil jawa (Sus verrucosus) merupakan satwa endemik Pulau Jawa berstatus Endangered yang memerlukan pemahaman aspek kronobiologi untuk keberhasilan program rehabilitasi eks-situ. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh fase bulan terhadap perilaku nokturnal serta membandingkan durasi perilaku harian antara individu jantan dan betina. Pengamatan dilakukan selama 27 hari menggunakan metode focal animal sampling dengan mencatat lima kategori perilaku: makan, bergerak, istirahat, berkubang, dan sosial. Parameter lingkungan yang diukur meliputi fase bulan (new moon, waxing moon, full moon dan waning moon), suhu, kelembapan, dan curah hujan. Analisis data menggunakan Uji Mann-Whitney untuk perbandingan antar-gender serta Uji Kruskal-Wallis dan korelasi Spearman untuk menguji pengaruh faktor lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat perbedaan nyata pada seluruh kategori perilaku antara individu jantan dan betina. Uji Kruskal-Wallis menunjukkan bahwa fase bulan berpengaruh signifikan terhadap perilaku aktif babi kutil, kecuali perilaku bergerak jantan dengan kecenderungan perilaku lunarphobia di mana aktivitas menurun saat bulan purnama. Selain itu, suhu dan kelembapan berpengaruh signifikan terhadap durasi perilaku makan, namun tidak terhadap perilaku bergerak. Temuan ini menegaskan bahwa siklus bulan tetap menjadi faktor ekologis penting yang mempengaruhi perilaku babi kutil jawa meskipun berada di lingkungan konservasi eks-situ

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606300044

Keyword
Babi kutil jawa Durasi perilaku Eks-situ Fase Bulan Nokturnal