Revitalisasi Kawasan Ekowisata Mangrove Petengoran di Kecamatan Padang Cermin, Kabupaten Pesawaran dengan Pendekatan Community-Based Tourism (CBT)
Ekowisata Mangrove Petengoran terletak di Kecamatan Padang Cermin, Kabupaten Pesawaran dengan luas wilayah yaitu 28 hektare, yang merupakan salah satu destinasi wisata berbasis konservasi yang memiliki potensi besar dalam mendukung pelestarian lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal karena di kelola oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), salah satunya Pokdarwis PAPELING, yang berperan sebagai penggerak utama. Berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Pesawaran Nomor 6 Tahun 2019 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Pesawaran Tahun 2019-2039 sesuai Pasal 37 tertulis bahwa Kawasan Ekowisata Mangrove Petengoran telah ditetapkan sebagai zona pariwisata. Tujuan dari penelitian ini yaitu (1) mengidentifikasi dan menganalisis karakteristik tapak dari aspek biologi, fisik, sosial budaya dan (2) merumuskan rekomendasi revitalisasi lanskap Kawasan Ekowisata Mangrove Petengoran yang optimal dan berkelanjutan melalui integrasi prinsip-prinsip Community-Based Tourism (CBT). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan tahapan proses yang dikembangkan oleh LaGro (2008) yang telah dimodifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa lokasi ini berperan penting dalam konservasi ekosistem pesisir, edukasi lingkungan, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui kegiatan wisata. Rekomendasi perencanaan lanskap berupa konsep “Mangrua Seandanan” yang mengimplementasikan konsep Community-Based Tourism (CBT). Dengan hasil perencanaan dibagi menjadi tiga zona utama, yaitu (1) Zona Edukasi, (2) Zona Rekreasi, (3) Zona Konservasi.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606300042
Keyword
ekonomi ekosistem ekowisata masyarakat wisata