(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

Pengaruh Torefaksi Dengan Electric Furnace Terhadap Karakteristik Biopelet Kayu Gamal


View/Open

Author

Date Published
27 Sep 2024

Advisor
Dr. Sena Maulana, S.Hut., M.Si.,
Rio Ardiansyah Murda, S.Hut., M.Si.,

Subject
Rekayasa Kehutanan

Publisher


Penggunaan bahan bakar fosil di Indonesia terus mengalami peningkatan dan menjadi salah satu masalah utama di negara ini. Sebagai solusinya, diperlukan bahan bakar alternatif yang dapat menggantikan bahan bakar fosil. Biomassa padat, seperti biopelet, merupakan salah satu alternatif yang menjanjikan. Pelet kayu yang terbuat dari tanaman gamal telah memenuhi beberapa standar karakteristik, termasuk kadar air, kadar abu, zat terbang, serta karbon terikat. Namun, biopelet ini masih memiliki kelemahan dalam hal ketahanan terhadap air dan efisiensi pembakaran. Untuk meningkatkan karakteristik biopelet kayu gamal, salah satu upaya yang dilakukan adalah perlakuan torefaksi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perlakuan torefaksi terhadap karakteristik biopelet kayu gamal. Proses pembuatan biopelet dilakukan dengan mesin hidrolik bertekanan 2,5 ton, sementara suhu torefaksi yang digunakan adalah 280 ℃ dan 300 ℃ selama 20 menit, sesuai dengan standar SNI 8021:2014. Hasil terbaik diperoleh pada suhu torefaksi 300 ℃, di mana biopelet kayu gamal berhasil memenuhi standar nasional tersebut. Karakteristik terbaik yang ditemukan pada suhu tersebut meliputi daya serap air yang rendah (1,817% setelah 1 jam perendaman) dan laju pembakaran sebesar 0,098 gram/menit. Kesimpulannya, perlakuan torefaksi pada berbagai suhu meningkatkan kualitas biopelet kayu gamal secara signifikan.

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606300037

Keyword
Biopelet Daya Serap Air Kayu Gamal Laju Pembakaran Torefaksi