Analisis pengaruh getaran peledakan terhadap kestabilan lereng di area highwall PT Semen Padang
Getaran dari kegiatan peledakan berpotensi memengaruhi stabilitas lereng yang dipengaruhi oleh peningkatan distribusi tegangan geser pada massa batuan yang berpotensi menurunkan nilai faktor keamanan. Kajian ini difokuskan pada analisis pengaruh getaran yang ditimbulkan oleh peledakan terhadap kondisi kestabilan lereng dengan memprediksi nilai Peak Particle Velocity (PPV) menggunakan model empiris USBM yang mempertimbangkan jarak sumber peledakan serta jumlah bahan peledak yang diledakkan pada setiap interval waktu tunda. Hasil prediksi kemudian diuji kesesuainnya menggunakan hasil pengukuran getaran aktual di lapangan. Analisis kestabilan lereng disimulasikan menggunakan perangkat lunak GeoStudio berdasarkan metode elemen hingga (Finite Element Method) untuk mengevaluasi respons dinamik serta analisis berbasis kesetimbangan batas (Limit Equilibrium Method) untuk menentukan faktor keamanan lereng. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai PPV pada jarak 1 meter mencapai 48.068,33 mm/s, sedangkan validasi pada jarak 450 meter menghasilkan selisih sebesar 1,26% terhadap data lapangan. Faktor keamanan lereng menurun dari 2,857 dalam keadaan statis menjadi 2,143 dalam keadaan dinamis atau berkurang sebesar 24,9%. Agar berada pada kriteria yang tercantum dalam Kepmen ESDM Nomor 1827 K/30/MEM/2018, peledakan dengan bahan peledak 3.030 kg per delay direkomendasikan dilakukan pada jarak minimal 100 meter dari lereng. Jika peledakan dilakukan pada jarak 20 meter, berat bahan peledak perlu dikurangi menjadi sekitar 1.700 kg per delay agar faktor keamanan dinamis tetap memenuhi persyaratan.
Kata kunci: Getaran, peak particle velocity, bahan peledak per delay, faktor keamanan
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606300028
Keyword
Getaran Peak particle velocity bahan peledak per delay faktor keamanan