Penanganan Missing Value dengan Expectation Maximization with Bootstrapping (EMB) Pada Klasifikasi Curah Hujan Menggunakan Random Forest
Curah hujan merupakan parameter iklim penting yang berpengaruh
terhadap sektor pertanian dan mitigasi bencana di Provinsi Lampung.
Penelitian ini mengklasifikasikan curah hujan ke dalam empat kategori
menggunakan metode Random Forest. Namun, metode tersebut tidak
dapat bekerja pada data yang mengandung missing value, sehingga
diterapkan algoritma Expectation Maximization with Bootstrapping
(EMB) sebagai solusi imputasi. Data yang digunakan bersumber dari
empat stasiun BMKG di Provinsi Lampung tahun 2016-2025 dengan
periode harian. Data tersebut kemudian dibagi menjadi 80 persen data latih
dan 20 persen data uji. Model dibangun menggunakan parameter mtry = 3 dan ntree = 1000 berdasarkan nilai Out of Bag (OOB) error terkecil sebesar 12,81 persen. Hasil imputasi missing value mampu mempertahankan
karakteristik distribusi data meskipun terdapat perluasan rentang nilai
maksimum pada variabel curah hujan akibat estimasi hubungan
kovarians antarvariabel. Akurasi model sebesar 64,19 persen yang tergolong
dalam kategori moderat, dengan kelembapan rata-rata, arah angin saat
kecepatan maksimum, dan suhu maksimum sebagai variabel paling
berkontribusi. Dapat disimpulkan bahwa algoritma EMB efektif dalam
menangani missing value dan metode Random Forest mampu
mengklasifikasikan curah hujan serta mengidentifikasi variabel iklim
yang berpengaruh di Provinsi Lampung.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606290096
Keyword
Curah Hujan Missing Value Expectation Maximization with Bootstrapping (EMB) Random Forest Klasifikasi