(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

Interpretasi Paleoklimatologi Berdasarkan Studi Dendrokronologi pada Fosil Kayu Terminalioxylon dari Jasinga: Jawa Barat.


View/Open

Author
Alya, Farrasanti Nur

Date Published
25 Jun 2026

Advisor

Subject
Teknik Geologi

Publisher


RINGKASAN Fosil kayu salah satu bukti geologi yang dapat merekam kondisi lingkungan dan iklim masa lalu melalui struktur anatomi kayu yang masih terawetkan. Fosil kayu yang ditemukan berasal dari Jasinga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, dengan tujuan untuk mengidentifikasi karakter anatomi fosil kayu serta menginterpretasikan kondisi paleoklimat berdasarkan analisis lingkar tahun, penemuan fosil berasal dari (Tpc) Fm cipacar yang tersusun oleh batupasir, batulempung, konglomerat, dan tufaan. Metode dendrokronologi melalui pengamatan megaskopis dan mikroskopis, hasil penelitian menunjukkan adanya struktur anatomi fosil kayu masih terawetkan dengan baik meskipun telah terjadi proses fosilisasi. Karakter anatomi yang ditemukan berupa lingkar tahun yang jelas, vessel dengan susunan multipel hingga berkelompok, dengan vessel berbentuk oval 0,5 – 0,8 mm – elips 0,2 – 0,5 mm, serta tipe parenkim vasikentrik hingga aliform. Adanya perbandingan menggunakan database InsideWood, fosil kayu diinterpretasikan memiliki afinitas dengan famili Combretaceae dan termasuk ke dalam genus fosil Terminalioxylon yang memiliki kemiripan dengan genus modern Terminalia catappa. Hasil pengamatan mineral menunjukkan dominasi silika berupa opal, kalsedon, dan kuarsa serta hematit mineral ini mengindikasikan mekanisme silisikasi pada lingkungan vulkanik. Analisis lingkar tahun menunjukkan nilai fluktuatif pada pertumbuhannya pada setiap tahun. Lebar lingkar tahun mengalami kenaikan pada tahun ke-1 s.d ke-3 yaitu 1.78 mm kemudian menurun pada tahun ke-4 s.d ke-7 1,43mm, kembali meningkat pada tahun ke-8 0,8 mm, mengalami penurunan pada tahun ke-9 s.d 11 0,35mm, meningkat lagi pada tahun ke-12 s.d 13 0,15mm, dan terjadi penurunan signifikan pada tahun ke-14 s.d 24 dengan nilai akhir mencapai 3,50 mm. Kata kunci: Dendrokronologi, fosil kayu, lingkar tahum, mineral

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606290093

Keyword
Paleoklimatologi Metode Dendrokronologi Fosil Kayu Jasinga Lingkar tahun Terminalioxylon