Kajian Pustaka: Gambaran Efektivitas Penggunaan Erythropoiesis Stimulating Agents (ESA) Tipe Short-Acting dan Long-Acting pada Pasien End Stage Renal Disease (ESRD) Dengan Anemia
Anemia merupakan komplikasi yang terjadi pada 53,4 persen populasi pasien End Stage Renal Disease (ESRD) akibat defisiensi hormon eritropoietin (EPO). Untuk mengkoreksi kadar hemoglobin pada pasien anemia, terapi paling umum digunakan adalah Erythropoiesis-Stimulating Agents (ESA). Akan tetapi, terdapat beberapa perbedaan profil efektivitas dan variabilitas Hb antara tipe short-acting dan long-acting dari berbagai artikel penelitian yang ada. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dari beberapa artikel penelitian yang ada untuk mengetahui gambaran capaian target kadar hemoglobin, profil variabilitas Hb, dan nilai Erythropoietin Resistance Index (ERI) antara penggunaan ESA tipe short-acting dan long-acting pada pasien ESRD yang menjalani hemodialisis. Penelitian ini merupakan suatu kajian pustaka dengan desain narrative review. Sebanyak 15 artikel memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi, kemudian telah dinilai kualitas artikel tersebut dengan menggunakan JBI score. Terapi ESA tipe short-acting dan long-acting memiliki efikasi yang setara dalam meningkatkan kadar Hb, mampu menjaga stabilitas kadar hemoglobin pada tingkat stabil-fluktuasi rendah (SD kurang dari 1,0 gram per desiliter), serta memiliki nilai ERI pada tipe short-acting di rentang 5,51 hingga 10 dan tipe long-acting di rentang 6,42 hingga 13,3.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606290028
Keyword
Anemia End-Stage Renal Disease Efektivitas ESA Long-acting ESA Short acting