PENGGUNAAN DATA KECEPATAN GNSS UNTUK MENGIDENTIFIKASI POLA DEFORMASI TEKTONIK MODEL BLOK KINEMATIK DI SUMATRA BAGIAN SELATAN
Sumatra bagian selatan merupakan wilayah tektonik aktif yang
dipengaruhi oleh interaksi Lempeng Indo-Australia dan Lempeng
Sunda, serta keberadaan Sistem Sesar Sumatra. Interaksi tersebut
menyebabkan deformasi kerak bumi yang berlangsung secara kontinu,
khususnya pada zona subduksi Selat Sunda dan sesar aktif di daratan.
Deformasi ini dapat diamati menggunakan teknologi Global Navigation
Satellite System (GNSS) yang mampu mengukur pergerakan
permukaan bumi dengan ketelitian tinggi hingga orde milimeter per
tahun. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola deformasi
tektonik di wilayah Sumatra bagian selatan menggunakan data
kecepatan GNSS serta menginterpretasikannya melalui pendekatan
model blok kinematik. Data GNSS dari jaringan pengamatan diolah
untuk memperoleh medan kecepatan stasiun dalam komponen
horizontal. Selanjutnya, pemodelan dilakukan menggunakan perangkat
lunak Defnode untuk mengestimasi parameter rotasi blok (Euler pole),
interaksi antarblok, serta distribusi deformasi regional. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa pergerakan stasiun GNSS didominasi ke arah
timur laut yang konsisten dengan arah konvergensi lempeng. Variasi
kecepatan antar stasiun mengindikasikan adanya gradien deformasi
yang dipengaruhi oleh kedekatan terhadap zona subduksi dan sistem
sesar aktif. Model blok kinematik mampu merepresentasikan pola
deformasi regional dengan baik, serta menunjukkan adanya akumulasi
tegangan pada beberapa segmen yang berpotensi memicu aktivitas
seismik di masa mendatang.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606290009
Keyword
GNSS Medan Kecepatan Model Blok Kinematik Defnode Sumatra Bagian Selatan.