(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

Pengaruh Variasi Jenis Perekat Terhadap Karakteristik Biopelet Cangkang Sawit


Peningkatan kebutuhan energi serta menipisnya cadangan bahan bakar fosil mendorong pemanfaatan biomassa sebagai sumber energi terbarukan. Cangkang kelapa sawit dan limbah cair POME (Palm Oil Mill Effluent) merupakan limbah industri sawit yang berpotensi dimanfaatkan menjadi biopelet. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh variasi jenis perekat terhadap karakteristik biopelet cangkang kelapa sawit serta mengevaluasi kesesuaiannya dengan standar SNI 8021:2014, SNI 8021:2020, dan EN 14961-2+A2. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan tiga perlakuan, yaitu tanpa perekat, perekat tepung singkong 10%, dan perekat POME 10%, masing-masing tiga ulangan. Parameter yang diuji meliputi kerapatan, kadar air, kadar abu, kadar zat terbang, karbon terikat, nilai kalor, dan laju pembakaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi jenis perekat berpengaruh nyata terhadap kerapatan, kadar air, kadar abu, karbon terikat, nilai kalor, dan laju pembakaran biopelet. Biopelet dengan perekat POME menghasilkan karakteristik terbaik dengan kerapatan 1,10 g/cm³, karbon terikat 21,11%, dan nilai kalor 4.445 kal/g. Seluruh perlakuan memenuhi standar kadar air, karbon terikat, dan nilai kalor, namun belum memenuhi standar kadar abu. Secara keseluruhan, POME berpotensi digunakan sebagai perekat alternatif yang mendukung pemanfaatan limbah kelapa sawit sebagai sumber energi terbarukan.

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606290008

Keyword
Biopelet Cangkang kelapa sawit Energi terbarukan POME Tepung singkong