PENGARUH VARIASI SUHU DAN WAKTU PELINDIAN TAILING PASIR BESI MENGGUNAKAN ASAM SITRAT TERHADAP HASIL EKSTRAKSI LOGAM BESI DAN TITANIUM
Tailing pasir besi masih mengandung logam berharga seperti besi (Fe) dan titanium (Ti) yang berpotensi dimanfaatkan kembali melalui proses hidrometalurgi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh waktu pelindian, suhu, dan rasio padatan terhadap pelarut (solid-liquid) terhadap ekstraksi Fe dan Ti serta menentukan kondisi operasi optimum. Proses pelindian dilakukan menggunakan variasi waktu 30, 60, 90, dan 120 menit, suhu 30°C, 60°C, dan 90°C, serta rasio solid-liquid 1:10 dan 1:20. Persentase ekstraksi dihitung berdasarkan perubahan massa logam sebelum dan sesudah pelindian menggunakan data hasil analisis XRF. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi optimum ekstraksi Fe diperoleh pada waktu 30 menit, suhu 60°C, dan rasio solid-liquid 1:10 dengan nilai ekstraksi sebesar 79,99%. Sementara itu, ekstraksi Ti tertinggi diperoleh pada waktu 60 menit, suhu 90°C, dan rasio solid-liquid 1:20 dengan nilai ekstraksi sebesar 21,67%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa kondisi optimum ekstraksi Fe berbeda dengan Ti karena perbedaan karakteristik mineral dan kelarutan masing-masing logam. Kondisi optimum Fe memberikan selektivitas pelindian yang lebih baik sehingga proses lebih efektif untuk pemisahan Fe dari tailing pasir besi.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606280062
Keyword
tailing pasir besi hidrometalurgi pelindian ekstraksi Fe ekstraksi Ti