Analisis Tata Kelola Teknologi Informasi Menggunakan Kerangka Kerja COBIT 2019 Objektif Proses APO06, APO11, BAI05, dan MEA03 (Studi Kasus: Dinas ESDM Provinsi Lampung)
Teknologi informasi berperan penting dalam mendukung operasional dan pelayanan publik pada instansi pemerintah. Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Lampung telah memanfaatkan teknologi informasi melalui Sistem Informasi Sinergi ESDM dan infrastruktur pendukung lainnya. Namun, masih ditemukan beberapa permasalahan, seperti data yang belum tersaji secara real-time, kendala integrasi data antarbidang, serta belum optimalnya pengelolaan dan pengembangan teknologi informasi. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan desain tata kelola teknologi informasi yang sesuai, menganalisis tingkat kapabilitas, tingkat kematangan, dan kesenjangan tata kelola teknologi informasi, serta menyusun rekomendasi perbaikan menggunakan kerangka kerja COBIT 2019. Metode penelitian meliputi wawancara, penyebaran kuesioner berdasarkan Governance and Management Objectives COBIT 2019, serta analisis menggunakan Goals Cascade, Design Factor Toolkit, capability level, maturity level, dan gap analysis. Hasil analisis Goals Cascade dan Design Factor Toolkit menunjukkan bahwa objektif proses prioritas pada Dinas ESDM Provinsi Lampung adalah APO06 (Managed Budget and Costs), APO11 (Managed Quality), BAI05 (Managed Organizational Change Enablement), dan MEA03 (Managed Compliance with External Requirements). Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh objektif proses memperoleh tingkat kapabilitas level 2 dengan tingkat kematangan pada kategori managed. Analisis kesenjangan menunjukkan bahwa APO06, APO11, dan BAI05 memiliki nilai kesenjangan sebesar 1, sedangkan MEA03 memiliki nilai kesenjangan sebesar 2. Temuan tersebut menunjukkan bahwa proses tata kelola teknologi informasi telah diterapkan dan dikelola, tetapi belum sepenuhnya terstandarisasi, terdokumentasi, serta dimonitor dan dievaluasi secara konsisten. Rekomendasi yang diusulkan meliputi penyusunan dan penerapan standar operasional prosedur (SOP), penguatan dokumentasi, penetapan indikator kinerja, peningkatan kegiatan monitoring dan evaluasi secara berkala, serta penguatan mekanisme pengendalian dan kepatuhan. Implementasi rekomendasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas tata kelola teknologi informasi sehingga mampu mendukung pencapaian tujuan organisasi secara lebih efektif.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606280049
Keyword
COBIT 2019 Dinas ESDM Provinsi Lampung Tata Kelola Teknologi Informasi Tingkat Kapabilitas Tingkat Kematangan