EVALUASI KINERJA STRUKTUR GEDUNG LAYANAN UMUM ITERA DENGAN MENGGUNAKAN ANALISIS INTERAKSI STRUKTUR TANAH
Interaksi struktur tanah (soil-structure interaction/SSI) merupakan aspek penting dalam analisis struktur yang sering disederhanakan dengan asumsi perletakan jepit. Padahal, tanah memiliki sifat deformasi yang dapat mempengaruhi respons struktur terhadap beban, khususnya beban gempa. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja struktur Gedung Layanan Umum Institut Teknologi Sumatera dengan membandingkan model fixed-base dan model SSI. Pemodelan dilakukan menggunakan perangkat lunak ETABS dengan dua kondisi, yaitu fixed-base dan SSI. Pada model SSI, tanah dimodelkan sebagai pegas dengan parameter yang diperoleh dari data borelog dan dikorelasikan. Parameter tersebut kemudian digunakan dalam analisis kurva p–y, t–z, dan q–z menggunakan LPILE dan SHAFT untuk mendapatkan nilai kekakuan tanah. Hasil analisis menunjukkan bahwa penerapan SSI mempengaruhi respons struktur. Gaya dalam mengalami perubahan sekitar 3%–7%, simpangan antar lantai meningkat sekitar 5%–10%, dan translasi struktur meningkat sekitar 5%–12% dibandingkan model fixed-base. Evaluasi kinerja berdasarkan nilai Demand Capacity Ratio (DCR) menunjukkan bahwa nilai DCR pada model fixed-base berada pada kisaran 0,15–0,90, sedangkan pada model SSI meningkat menjadi sekitar 0,16–0,95. Meskipun demikian, seluruh nilai DCR masih berada di bawah batas izin (DCR ≤ 1), sehingga struktur tetap dinyatakan aman.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606280045
Keyword
interaksi struktur tanah respons struktur demand capacity ratio