Pra Rancangan Pabrik Para-Aminofenol dari Nitrobenzena dengan Proses Hidrogenasi Kapasitas 26.000 Ton/Tahun
Prarancangan Pabrik Para-Aminofenol (PAP) dilakukan untuk memenuhi kebutuhan bahan baku obat di Indonesia yang masih bergantung pada impor. PAP digunakan sebagai bahan baku utama parasetamol untuk obat analgesik dan antipiretik. Pabrik dirancang berkapasitas 26.000 ton/tahun dan berlokasi di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Metode hidrogenasi nitrobenzena dengan proses bamberger rearrangement dipilih karena menghasilkan selektivitas produk yang tinggi. Rangkaian proses produksi terdiri dari tiga tahap utama, yaitu: tahap persiapan bahan baku meliputi penyiapan nitrobenzena, hidrogen, asam sulfat, dan natrium hidroksida; tahap reaksi yang melibatkan proses hidrogenasi pada bubble agitated reactor (R-201) dan reaksi netralisasi pada reaktor R-202; serta tahap akhir berupa pemisahan dan pemurnian hingga memperoleh produk dalam bentuk padatan bubuk. Pabrik ini membutuhkan suplai utilitas utama berupa air sebesar 421.025,081 kg/jam, steam sebanyak 4.988,796 kg/jam, udara kering 14.488,158 kg/jam, udara tekan 130,180 kg/jam, dan listrik total 725,672 kW, didukung oleh generator cadangan berkapasitas 700 kW. Berdasarkan studi kelayakan ekonomi, proyek ini dinilai layak dikembangkan dengan nilai Return on Investment (ROI) setelah pajak sebesar 69,89%, Payback Period (PBP) selama 1,22 tahun, Break Even Point (BEP) pada kapasitas 46,46%, dan Internal Rate of Return (IRR) sebesar 38,50%. Pembangunan pabrik ini diharapkan dapat mengurangi ketergantungan pada impor bahan baku obat, mendukung kemandirian industri farmasi nasional, serta memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan nilai tambah industri kimia dalam negeri.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606280031
Keyword
bamberger rearrangement hidrogen hidrogenasi nitrobenzena para-aminofenol