Penurunan Kadar COD Pada Limbah Cair Pabrik Gula X Menggunakan Metode Elektro-Fenton
Industri pabrik gula X menghasilkan limbah cair dengan kandungan senyawa organik kompleks dan konsentrasi Chemical Oxygen Demand (COD) yang tinggi, melebihi ambang batas baku mutu limbah cair pabrik gula sesuai Peraturan Menteri Lingkungan Hidup No. 05 Tahun 2014. Pengolahan konvensional seperti sistem anaerobik dinilai kurang efektif dalam menurunkan kadar COD secara signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas metode elektro-Fenton dalam menurunkan kadar COD pada limbah cair pabrik gula X serta pengaruh variasi tegangan listrik (5, 7, dan 9 volt) terhadap efisiensi proses. Metode elektro-Fenton merupakan bagian dari Advanced Oxidation Processes (AOPs) yang menghasilkan radikal hidroksil (•OH) sebagai oksidator kuat untuk degradasi senyawa organik. Proses dilakukan dengan elektroda besi sebagai anoda dan grafit sebagai katoda, serta penambahan larutan H₂O₂ secara bertahap menggunakan metode tetes infus. Hasil menunjukkan efisiensi penurunan COD berkisar 23–95%, dengan kondisi optimal pada tegangan 7 volt dan waktu reaksi 45 menit yang menghasilkan efisiensi 95%. Tegangan listrik berpengaruh signifikan terhadap efektivitas proses, dengan tegangan 7 volt sebagai kondisi paling optimal.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606280024
Keyword
Electro-Fenton COD Gula Limbah Cair Industri