Evaluasi Kinerja Metode Estimasi Kapasitas Ultimit Tiang Bor Berbasis Data Cone Penetration Test terhadap Hasil CAPWAP (Studi Kasus: Proyek Gedung Pelayanan BPKB Ditlantas Polda Lampung)
Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi profil tanah berdasarkan interpretasi Robertson Normalized Soil Behavior Type (SBT), mengestimasi kapasitas ultimit fondasi tiang bor menggunakan metode Meyerhof, Schmertmann dan Nottingham, serta LCPC berbasis data Cone Penetration Test (CPT), dan mengevaluasi kinerja ketiga metode terhadap hasil Case Pile Wave Analysis Program (CAPWAP). Penelitian menggunakan data sekunder berupa tiga titik CPT, data geometri fondasi tiang bor, dan hasil CAPWAP pada Proyek Gedung Pelayanan BPKB Ditlantas Polda Lampung. Interpretasi tanah dilakukan menggunakan parameter Normalized Cone Resistance (Qtn), Normalized Friction Ratio (Fr), dan Soil Behavior Type Index (Ic), sedangkan evaluasi kinerja metode menggunakan Mean Absolute Percentage Error (MAPE), Mean Bias Error (MBE), dan simpangan baku error. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profil tanah berubah dari Sandy Silt pada lapisan dangkal menjadi Gravelly Sand to Dense Sand pada lapisan yang lebih dalam. Kapasitas ultimit rata-rata yang diperoleh berturut-turut sebesar 215,45 ton, 179,85 ton, dan 187,36 ton untuk metode Meyerhof, Schmertmann dan Nottingham, serta LCPC, sedangkan hasil CAPWAP sebesar 168,00 ton. Berdasarkan evaluasi statistik, metode Meyerhof memberikan tingkat kesesuaian terbaik terhadap hasil CAPWAP sehingga direkomendasikan untuk estimasi kapasitas ultimit fondasi tiang bor pada kondisi tanah yang serupa.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606280023
Keyword
Cone Penetration Test (CPT) fondasi tiang bor kapasitas ultimit CAPWAP Meyerhof Schmertmann dan Nottingham LCPC Robertson Normalized Soil Behavior Type (SBT)