(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

Analisis Method Time Cost Trade Off (TCTO) Untuk Monitoring Biaya Dan Waktu Gedung Convention Hall Kalianda


View/Open

Author
Irfan, Subrata

Date Published
26 Jun 2026

Advisor
Junita Eka Susanti, S.T., M.Eng.,
Putri Ayu Dwiyana, S.Pd., M.T.,

Subject
Teknik Sipil

Publisher


Proyek gedung publik kerap menghadapi permasalahan keterlambatan yang berdampak pada pembengkakkan biaya dan waktu, seperti pada proyek Pembangunan Gedung Convention Hall Kalianda yang mencatat deviasi negatif kumulatif sebesar -2,508% di akhir kontrak. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis optimasi biaya dan waktu dengan penerapan metode Time Cost Trade Off sebagai instrumen monitoring untuk melakukan percepatan proyek. Dilakukan pendekatan komparatif dengan metode Time Cost Trade Off melalui dua alternatif percepatan. Data sekunder berupa RAB, Time Schedule/Kurva S, dan Analisis Harga Satuan Pekerjaan diolah menggunakan Microsoft Project 2019 dan Microsoft excel 2019 untuk menghitung perhitungan crash duration, crash cost, dan cost slope masing-masing item pekerjaan yang berada di lintasan kritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa percepatan optimum dicapai pada durasi 64 hari (efisiensi waktu 26%), di mana penambahan tenaga kerja menghasilkan biaya total Rp13.660.989.499,38 dengan efisiensi biaya -87,41%, lebih efisien dibandingkan penambahan jam kerja 1 jam yang menghasilkan biaya total Rp14.584.817.481,34 (efisiensi biaya -100,08%). Penambahan tenaga kerja terbukti lebih optimal karena kenaikan biaya langsung yang relatif lebih rendah, dan tidak adanya penurunan kualitas kerja selain akibat kelelahan tenaga kerja. Penerapan metode Time Cost Trade Off efektif sebagai instrumen monitoring dan pengendalian biaya-waktu, dengan penambahan tenaga kerja sebagai alternatif percepatan yang paling optimal pada Proyek Pembangunan Gedung Convention Hall Kalianda

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606280007

Keyword
Percepatan Proyek Biaya Proyek Lintasan Kritis