Pemanfaatan Ekstrak Daun Melada (Piper colubrinum L.) Sebagai Atraktan Hama Lalat Buah (Bactrocera spp.) Pada Alpukat (Persea americana)
Lalat buah (Bactrocera spp.) merupakan hama utama hortikultura yang memerlukan penanganan ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan menguji efektivitas berbagai konsentrasi ekstrak daun Melada (Piper colubrinum L.) sebagai bio-atraktan alami lalat buah di perkebunan alpukat varietas Siger, Dusun 5 Girimulyo, Kecamatan Marga Sekampung, Kabupaten Lampung Timur. Metode penelitian menggunakan perangkap Steiner selama 21 hari dengan perlakuan: P0 (Aquades), P1 (ekstrak Melada 1,5%), P2 (2%), P3 (2,5%), dan P4 (Petragenol). Analisis Kruskal-Wallis menunjukkan variasi perlakuan berpengaruh nyata terhadap jumlah tangkapan (P = 0,001). Daya tarik ekstrak Melada meningkat seiring bertambahnya konsentrasi, di mana konsentrasi 2% hingga 2,5% mulai menunjukkan respons yang baik, sedangkan konsentrasi 1,5% secara statistik masih sama dengan kontrol negatif. Perangkap berhasil menangkap 201 ekor lalat buah target (6 spesies) dengan tangkapan tertinggi oleh Bactrocera dorsalis (116 ekor), serta 5 ekor serangga non-target dari ordo Coleoptera akibat degradasi senyawa fenolik. Struktur komunitas serangga yang tertangkap tergolong stabil, ditunjukkan oleh Indeks Keanekaragaman (H') sebesar 1,267 (kategori sedang) dan Indeks Dominansi (D) sebesar 0,3823 (kategori rendah).
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606270046
Keyword
Atraktan Alpukat Bactrocera Lalat buah Daun melada