Perhitungan Neraca Sumber Daya Alam (NSDA) Sektor Pertanian di Kecamatan Jati Agung Dengan Penginderaan Jauh
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pengelolaan sumber daya alam sektor pertanian yang terukur dan berkelanjutan, serta masih terbatasnya ketersediaan data spasial yang akurat dalam mendukung penyusunan Neraca Sumber Daya Alam (NSDA) di tingkat daerah. Kecamatan Jati Agung sebagai salah satu wilayah strategis di Kabupaten Lampung Selatan memiliki potensi lahan pertanian yang besar, namun menghadapi tekanan alih fungsi lahan dan keterbatasan data terintegrasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan teknologi penginderaan jauh melalui citra satelit dalam penyusunan NSDA sektor pertanian. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan analisis spasial berbasis citra satelit, meliputi identifikasi penggunaan lahan eksisting, perhitungan neraca fisik, serta analisis neraca moneter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan lahan di Kecamatan Jati Agung didominasi oleh lahan pertanian dengan proporsi lebih dari 60%, dengan luas sawah eksisting hasil digitasi mencapai 11.273 ha, yang lebih besar dibandingkan data administratif. Kondisi ini berimplikasi pada tingginya daya dukung pangan, di mana sebagian besar wilayah mampu mencapai kondisi swasembada hingga surplus. Dari sisi neraca moneter, produksi pertanian yang tinggi menghasilkan nilai ekonomi yang signifikan serta menunjukkan adanya potensi cadangan pangan. Dengan demikian, pemanfaatan citra satelit terbukti mampu memberikan data yang lebih akurat dan komprehensif dalam menggambarkan kondisi fisik dan ekonomi sumber daya alam, sehingga mendukung penyusunan NSDA secara lebih efektif dan berbasis spasial.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606270030
Keyword
Neraca Sumber Daya Alam penginderaan jauh citra satelit lahan pertanian daya dukung pangan