Analisis Pengaruh El Niño dan IOD Positif terhadap Kekeringan di Wilayah Lampung Periode 1993–2023 Menggunakan Metode WASP
Kekeringan merupakan bencana hidrometeorologi yang berdampak signifikan terhadap sektor pertanian, sumber daya air, dan lingkungan. Provinsi Lampung tercatat mengalami kejadian kekeringan yang menyebabkan lahan pertanian terdampak pada tahun 2008 dan 2023. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis frekuensi dan karakteristik kekeringan meteorologis di Provinsi Lampung selama periode 1993–2023 menggunakan metode Weigted Anomaly Standardized Precipitation (WASP), serta mengididentifikasi pengaruh fenomena El Niño-Southern Oscillation (ENSO) dan Indian Ocean Dipole (IOD) positif terhadap kejadian kekeringan. Data yang digunakan meliputi curah hujan bulanan CHIRPS, indeks Niño 3.4 dan Dipole Mode Index (DMI) periode 1993–2023. Analisis dilakukan pada skala waktu WASP-3, WASP-6, WASP-9, dan WASP-12. Pengaruh ENSO dan IOD positif dikaji melalui korelasi Pearson, scatter plot, dan analisis kesesuaian temporal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekeringan paling signifikan terjadi pada tahun 1997–1998 dan 2003, dengan intensitas yang lebih jelas teridentifikasi pada skala WASP-9 dan WASP-12. Frekuensi kejadian kekeringan berkisar antara 45–60 kejadian, dengan frekuensi tertinggi ditemukan di Kabupaten Lampung Utara dan Kota Metro pada skala WASP-6, serta frekuensi terendah di Kabupaten Mesuji pada skala WASP-3. Analisis korelasi menunjukkan hubungan negatif antara indeks WASP dengan indeks Niño 3.4 dengan nilai korelasi berkisar antara -0,317 hingga -0,612, serta hubungan negatif antara indeks WASP dengan DMI dengan nilai korelasi berkisar antara -0,364 hingga 0,003. Analisis kesesuaian temporal mengonfirmasi bahwa kejadian kekeringan cenderung bertepatan dengan peningkatan intensitas El Niño dan IOD positif, dengan pengaruh El Niño terhadap kejadian kekeringan di Provinsi Lampung lebih dominan dibandingkan pengaruh IOD positif.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606260092
Keyword
Provinsi Lampung Kekeringan Meteorologis WASP El Nino IOD positif