KAJIAN PEMODELAN KOLAM RETENSI DALAM MITIGASI BENCANA BANJIR DAS WAY SEMAH
Perubahan tata guna lahan yang masif di wilayah hulu Daerah Aliran
Sungai (DAS) Way Semah, Kabupaten Pesawaran, memicu
peningkatan volume limpasan permukaan dan menyebabkan bencana
banjir kronis di kawasan hilir. Penelitian ini bertujuan untuk
menghitung debit banjir rancangan kala ulang 25 tahun (Q25) dan 50
tahun (Q50), merencanakan dimensi optimal kolam retensi sebagai
pengendali banjir, serta mengevaluasi efektivitas kinerjanya
menggunakan perangkat lunak HEC-HMS. Analisis spasial untuk
parameter fisik DAS dan tata guna lahan dilakukan menggunakan GIS,
sedangkan pemodelan hidrologi menggunakan metode SCS Curve
Number. Hasil simulasi menunjukkan debit puncak eksisting di titik
tinjauan hilir (Sink) mencapai 220,30 m3/detik untuk skenario Q25 dan
265,20 m3/detik untuk skenario Q50 yang terjadi secara seragam pada
jam ke-2 (02:00). Sebagai solusi teknis mitigasi, direncanakan kolam
retensi di bagian tengah DAS pada koordinat 5°23'0.93"LS dan 105°
7'16.06" BT dengan penampang persegi panjang berukuran 775,00 m x
388,00 m, kedalaman galian total 6,00 m (kedalaman efektif 4,60 m dan
freeboard 1,40 m), yang menghasilkan kapasitas tampung bersih
1.804.200 m3. Berdasarkan simulasi pasca-konstruksi pada skenario
ektrem Q50 kolam retensi terbukti andal menampung volume banjir
aktual sebesar 1.802.500 m3 dan sukses memotong debit puncak
signifikan menjadi 27,90 m3/detik. Penerapan kolam retensi rencana ini
menghasilkan angka efektivitas reduksi debit puncak mencapai 89,48%. serta memberikan efek hambatan waktu (time lag) berupa
penundaan perambatan banjir selama 2 jam 45 menit di wilayah hilir.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606250195
Keyword